Pahami Cara Klaim Asuransi Mobil All Risk agar Tidak Salah

Asuransi mobil sangat penting bagi pemilik mobil. Mengingat potensi kecelakaan di jalan raya cukup besar, maka kendaraan yang diasuransikan akan mendapatkan perlindungan untuk setiap kerusakan yang dialami. Bayangkan saja, dalam suatu kecelakaan besar yang menyebabkan mobil rusak parah tentunya pemilik harus mengeluarkan biaya banyak untuk memperbaikinya. Namun, dengan asuransi biaya service akan ditanggung oleh pihak asuransi ketika pemilik kendaraan mengajukan klaim.

Mengenal Tentang Asuransi All Risk

Asuransi all risk merupakan layanan perlindungan terhadap kendaraan, baik motor dan mobil. Layanan ini menanggung kerusakan kendaraan dari berbagai masalah yang sedang dihadapi nasabah yaitu mulai dari kecelakaan hingga dampak dari perbuatan jahat. Dengan memilih layanan all risk, nasabah tak perlu khawatir ketika kendaraannya rusak.

Sebab, kerusakan kecil seperti baret di bodi mobil hingga kehilangan akan ditanggung. Biaya bulanan atau premi yang harus dibayarkan nasabah ketika mengambil layanan ini memang relatif lebih besar dari layanan asuransi lainnya. Namun, hal ini tentunya sebanding dengan manfaat yang akan diterima nasabah karena layanan all risk meng-cover seluruh potensi risiko kerusakan hingga kehilangan.

Cara Klaim Asuransi All Risk

Banyak orang beranggapan bahwa klaim untuk mobil tidak mudah sehingga nasabah akan merasa kesulitan dan memakan waktu yang cukup lama. Padahal, hal ini tidak akan terjadi jika nasabah mengetahui cara yang benar dan tepat sehingga proses pengajuan bisa disetujui asuransi tanpa masalah. Bagi yang ingin segera mengklaim asuransi dengan jenis all risk bisa melakukan beberapa cara berikut ini:

1. Siapkan Bukti Kerusakan Mobil

Cara pertama yaitu menyiapkan bukti kerusakan mobil dengan memfoto bagian mobil yang rusak. Untuk mengklaim asuransi tentunya harus disertai alasan tepat dan tentunya dilengkapi dengan bukti yang dapat memperkuat alasan tersebut. Bukti ini juga bisa mendorong pihak asuransi agar bisa segera mencairkan asuransi. Oleh karena itu berikanlah bukti kuat kepada pihak asuransi.

2. Tuliskan Kronologi Kejadian Kerusakan

Selain memfoto bagian kerusakan mobil, untuk lebih meyakinkan pihak asuransi bahwa telah terjadi kerusakan pada mobil yaitu membuat kronologi kerusakan. Kronologi ini harus dituliskan dengan menceritakan bagaimana awal mula mobil bisa sampai mengalami kerusakan. Dokumen ini akan membantu pihak asuransi memahami masalah yang dihadapi oleh nasabahnya.

3. Siapkan Identitas Diri

Selain menyiapkan bukti dan catatan kronologi, jangan lupa juga untuk menyiapkan identitas diri untuk menunjukan bahwa pengajuan klaim benar-benar ditujukan untuk nasabah asuransi. Sebaiknya siapkan data diri yang sesuai dengan data yang diajukan saat mendaftar asuransi. Data identitas yang tidak sesuai berpotensi membuat proses klaim menjadi lebih lama.

4. Datangi Bengkel yang Menjadi Mitra Asuransi

Setelah dokumen yang diperlukan sudah siap, kini waktunya untuk mendatangi bengkel yang telah bermitra dengan asuransi. Karena tujuannya untuk memperbaiki kerusakan, katakanlah kepada pihak bengkel apa saja yang harus diperbaiki. Kemudian, beri tahu bahwa untuk pembayaran service akan diserahkan kepada asuransi.

5. Hubungi Pihak Asuransi

Hubungi pihak asuransi bahwa mobil telah rusak dan saat ini sedang berada di bengkel. Pada umumnya, pihak atau agen asuransi akan menyarankan untuk mengisi formulir klaim yang sudah tersedia di bengkel dan dilampiri foto kerusakan, kronologi kerusakan, serta identitas nasabah seperti fotokopi KTP.

Itulah cara klaim asuransi mobil all risk. Membayar premi setiap bulan untuk asuransi memang tidak bisa menghasilkan keuntungan, tetapi dengan asuransi bisa membantu meringankan biaya untuk memperbaiki mobil yang rusak.