Ketahui Gejala Stres Sesusai Jenisnya Beserta Cara Terbaik Mengatasinya

Ayo ngaku saja, setiap dari kita pasti pernah mengalami masa stres, kan? Hanya saja, meski sama-sama stres, namun perilaku yang menjunjukkan gejala stres setiap orang pastinya berbeda-beda. Dan perilaku itu, tergantung sejauh mana tingkat stres seseorang.

Dengan alasan itu, setiap orang dianjurkan tuk memperdalam informasi tentang stres ini, tentu saja tuk mengambil langkah penyelesaian terbaik sesuai kader stresnya.

Tanda-tanda Anda mengalami stres

Ada beberapa tanda yang bisa anda kenali yang merupakan manifestasi atau perwujudan dari stres itu sendiri. Tanda itu, bisa muncul dengan gejala emosional, atau bahkan fisik. Berikut ini, uraian mengenai gejala yang kerap menyertai stres.

Fisik

Tidak hanya emosional, karena faktanya stres bisa memicu timbulnya gejala fisik. Akan tetapi, kurangnya pengetahuan membuat orang kerap mengabaikan masalah fisik, menganggapnya sebagai penyakit lainnya. Padahal tatkala seseorang stres, hal ini bisa mempengaruhi organ, jaringan, bahkan beberapa sitem vital di dalam tubuh loh. Berikut rangkumannya, perihal gejala fisik yang ditimbulkan akibat stres.

  • Timbul persepsi nyeri pada otot, dada, dan kepala. Tatkala seseorang stres, otot-otot tubuh akan berubah tegang, pola inilah yang menyebabkan timbulnya sakit kepala, nyeri dada, dan area tubuh lainnya.
  • Gangguan pencernaan. Tahukah anda, bahwa stres turut mempengaruhi kinerja dari sistem pencernaan seseorang menjadi tidak maksimal. Akibatnya, akan muncul gejala seperti mual muntah, diare, sembelit, dan gejala di perut lainnya yang memperparah kondisi tubuh.
  • Gangguan reproduksi. Pada perempuan, stres akan berdampak buruk pada siklus haid, akhirnya jadwal menjadi tidak teratur. Sedangkan pada laki-laki, stres bisa berakibat pada turunnya kualitas sperma, bahkan berpotensi menyebabkan impoten. Hal mana, hal ini turut mempengaruhi gairah seksual, menjadi menurun, atau bahkan tidak nafsu sama sekali.
  • Tekanan darah naik. Tatkala seseorang stres, maka sistem tubuh akan melepaskan kortisol hormon juga adrenalin, yang melebihi porsi normalnya. Hal ini kemudian menyebabkan tekanan darah tubuh menjadi meningkat tajam, akhirnya menyebabkan pula tekanan darah naik. Resikonya paling berbahaya, stres tahap ini bahkan berujung pada potensi serangan jantung.

Emosional

Pada aspek emosional, stres bisa diindikasikan dengan munculnya beberapa perilaku yang mengusik ketenangan batin. Pada tahap tertentu, perilaku menjadi tak bisa dikontrol dan akan berdampak pada orang di sekelilingnya. Kenali gejala emosional berikut ini:

  • Timbulnya rasa cemas dan depresi yang berlebihan
  • Stres membuat seseorang lebih gampang marah dan tersinggung
  • Sulit memfokuskan diri pada satu hal, merasa banyak beban dalam dirinya
  • Mengalami masalah tidur, seperti insomnia
  • Berkurangnya konsentrasi
  • Gegabah dalam menentukan sebuah keputusan

Bagaimanakah cara mengatasinya?

Berpijak pada pendapat para ahli, hal sederhana yang bisa dilakukan tuk meminimalisir tingkat stres ialah olahraga. Alasannya, tatkala kita berolahraga, tubuh akan melepas endorfin hormon. Hormon yang dimaksud, dapat menjaga stabilitas hati, batin, pun memperbaiki kualitas tidur. Selain itu, upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah gejala stres naik, ialah:

  • Meditasi
  • Yoga dan tai chi
  • Mandi untuk relaksasi
  • Menulis jurnal pribadi
  • Berbagi cerita dengan orang-orang yang dipercaya

Demikianlah beberapa fakta menarik terkait stres. Bagi anda yang akhir-akhir ini merasa gejala di atas anda alami, mungkin saja anda sedang dirundu stres. Nah agar stres tidak semakin menjadi-jadi, alternatif solusi di atas bisa coba anda terapkan.

Agar lebih kompleks, anda bisa membaca artikel lainnya perihal stres di portal kesehatan digital Halodoc.com. Di sana, banyak sekali artikel yang akan mencerahkan pemahaman anda, terkait stres maupun wawasan kesehatan lainnya.